Featured Image

Teruntuk Ayah dan Kasihnya yang Selalu Sama

Kasih ibu sepanjang masa. Begitu juga kasih ayah, sama sepanjang masanya. Ayah, engkau sangat sederhana. Tidak mudah terpengaruh standar kebahagiaan yang selalu berkembang dan menjadi rumit dan kompleks. ‘Nrima Ing Pangdum’ adalah prinsip utamamu. Hidup tidak perlu sengaja mencari-cari sesuatu yang sesungguhnya kita tidak sungguh-sungguh tahu untuk apa itu. Itu katamu. Tapi, hidup juga sesungguhnya… Read more »

Featured Image

Waktu yang Berjarak

Ada waktu yang berjarak di antara kita berdua Bukan masalah berapa mil jauhnya Bukan pula soal detik yang harus dilalui untuk menempuhnya Ada waktu yang berjarak di antara kita berdua Untuk duduk bersama Memadu kata Menguntai tawa Merapalkan asa Ada waktu yang berjarak di antara kita berdua Terpaut rasa Terperangkap Sang Kala Ada waktu yang… Read more »

Featured Image

Apakah Tuhan Kita Masih Sama?

Kau mengajakku bertemu di kedai kopi sore itu. Kita berdua duduk di dekat jendela. Kopiku, juga tehmu mengepulkan asapnya membumbung di udara. Menggelora. Kau hanya terdiam memandangi kopiku dengan segurat rasa kecewa. Aku tahu kau heran, mengapa aku masih meminum bubuk-bubuk surgawi itu meski entah sudah berapa kali kau menasehatiku. Aku juga tahu kau sudah… Read more »

Featured Image

Mungkin Rindu itu Dungu…

Mungkin, rindu itu dungu Sudah kujelaskan berkali-kali apa arti jarak ini Ia tetap tak mengerti… Mungkin, rindu itu dungu Sudah kujelaskan berjuta kali apa arti waktu Ia tetap tak mau tahu… Mungkin, rindu itu dungu Sudah kujelaskan entah berapa kali apa arti ajal Ia tetap saja mendamba dan berkhayal… Mungkin rindu itu memang dungu Ia… Read more »