Sekarang lagi jamannya tagline : “Hidup itu jangan kurang piknik, nanti mundak edan!”, artinya “Jangan kurang piknik, nanti jadi gila, lho!”. Akibatnya, sekarang lagi jamannya pula orang berusaha disebut tidak edan oleh sosialnya dengan melakukan piknik entah kemana, bersama siapa dan berbuat apa yang kesemuanya disiarkan secara live via akun media social : facebook, twitter, instagram, path, dan lain-lain.
kurang piknik
Ya memang, secara psikologis piknik itu bagus untuk kesehatan mental. Namun, kita harus memperluas pandangan bahwa piknik itu tidak harus pergi jauh, membawa koper dan/ atau ransel, menjelajah tempat baru, dan mengeluarkan uang yang lumayan bikin lu manyun. Piknik tidak sesempit itu.

KONSEP PIKNIK
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata piknik adalah bepergian ke suatu tempat di luar kota untuk bersenang-senang dengan membawa bekal makanan dan sebagainya; bertamasya. Sedangkan pengertian bertamasya menurut KBBI adalah pergi menikmati perjalanan yang menyenangkan; pergi bersenang-senang hati (melihat-lihat) keindahan alam dan sebagainya. Selain bertamasya, ada satu kata lagi yang kurang lebih setara dengang piknik dan tamasya, yakni rekreasi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, rekreasi adalah penyegaran kembali badan dan pikiran; sesuatu yang menggembirakan hati dan menyegarkan seperti hiburan, piknik.
Jadi, piknik, bertamasya dan rekereasi pada dasarnya sama, tujuannya juga sama penyegaran kembali badan dan pikiran. Namun, yang perlu digarisbawahi adalah penyegaran badan dan pikiran tidak harus dengan berpergian jauh, nge-trip kalau istilahnya jaman sekarang. Gak harus pula selalu identic dengan slogan : My Trip, My Adventure. Meskipun kalau kamu mengidentikkannya dan mengusung slogan tersebut itu juga tidak dilarang.

MANIFESTASI PIKNIK
Ada berbagai jenis manifestasi piknik yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan dan keadaan.

    1. N.G.E.S.
      N.G.E.S. atau nges atau pada umunya disebut dengan tidur adalah keadaan berhenti pada (mengaso) badan dan kesadarannya (biasanya dengan memejamkan mata). Tidur tidak semata-mata merupakan pola hidup umum manusia yang mau tak mau harus dijalani karena mau tak mau badan dan pikiran ingin untuk melakukannya. Tidur adalah piknik yang utama dan keutamaan piknik ada dalam tidur.
      tidur
      Tidur adalah piknik yang utama
      Dengan tidur, kita bisa memasuki alam mimpi yang tak terbatas. Terkadang, dia berupa kekosongan yang seolah tak bermimpi. Terkadang, dia membawa kita melayang jauh entah kemana, bersama siapa, melakukan apa, entah pada waktu apa, dengan perasaan seperti apa, tak ada batasannya. Tidur yang berkualitas merupakan syarat supaya sebuah tidur dapat dikatakan sebagai piknik yang utama. Sehingga, setelah bangun, badan dan mental kita menjadi segar bugar.
      Keutamaan piknik ada dalam tidur
      N.G.E.S. atau nges atau tidur mempunyai keutamaan diantara piknik-piknik jenis lainnya. Kamu bisa memang ngetrip-ngetrip sana sini meski kurang tidur. Akan tetapi, yang kamu dapat pasca piknik bukannya jiwa dan raga yang sehat, malah bisa-bisa jatuh sakit. Maka dari itu, tidurlah yang cukup dulu dengan berkualitas, baru lakukan kegiatan piknik lain, entah membaca buku favorit, menonton film/ televisi, ngetrip-ngetrip, dan lain-lain. Agar tujuan dari piknik secara keseluruhan dapat dicapai dengan ekonomis, efektif dan efisien.
      Oh ya, kurang tidur memiliki bahaya laten yang levelnya sama dengan bahaya laten kurang piknik, antara lain:
      • Halusinasi
      • Mudah marah
      • Penurunan kognitif
      • Mudah lupa
      • Menguap parah
      • Gejala mirip dengan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)
      • Gangguan penilaian moral
      • Berkurangnya kemampuan reaksi dan akurasi
      • Getaran (meriang atau mengigil)
      • Sakit atau nyeri otot
      • Risiko Diabetes Tipe 2
      • Pertumbuhan melambat
      • Risiko obesitas
      • Penurunan suhu tubuh
      • Peningkatan tingkat variabilitas jantung
      • Risiko penyakit jantung
      • Gangguan sistem kekebalan tubuh
      Ngeri kan? Pokoknya setiap ingat jangan kurang piknik, ingat juga jangan kurang tidur. Kesehatanmu lho, mas…
    2. PIKNIK OTAK
      Piknik otak adalah usaha mendapatkan kebugaran jiwa dan raga dengan aktifitas-aktifitas sederhana yang menyenangkan. Piknik otak membuat kita tidak sepaneng dalam menjalani aktifitas sehari-hari kita. Jikalau kita sedang dalam kondisi yang diharuskan membaca buku terus menerus, sedangkan buku-buku itu kaku dan formal tak karuan, kamu bisa piknik otak dengan membaca buku-buku yang kamu suka. Itu jika kamu suka membaca.
      bekerja mendengarkan musik
      Jika tidak, masih ada alternatif lain, contohnya menonton film, leyeh-leyeh sebentar, nge-youtube, mendengarkan musik, dan masih banyak lagi. Dan kegiatan piknik otak itu bagusnya masih bisa dilakukan setelah atau di sela-sela atau bahkan sembari melakukan kegiatan formal kita. Piknik setelah bekerja adalah hal biasa, tapi piknik sambil bekerja, itu baru luar biasa.
    3. PIKNIK HATI
      Piknik hati adalah piknik yang dilakukan dengan tujuan menyenangkan hati, apapun kegiatannya. Piknik hati yang paling mudah dilakukan adalah jatuh cinta. Karena dengan jatuh cinta, kalian akan tiba-tiba merasa bahagia. Tapi piknik hati yang demikian juga sedikit berbahaya bagi mental. Karena dia mengandung kegiatan “jatuh”, dimana jatuh mengakibatkan kesakitan, meski kalian tidak mengharapkan rasa sakit itu. Jadi, piknik hati berupa jatuh cinta hanya bioleh dilakukan oleh orang yang siap dan kuat mental saja.
      Bagi kalian yang belum siap dan belum kuat mental untuk jatuh cinta, gapapa. Masih banyak alternatif piknik hati.
      • WISATA KULINER
        Jika kalian suka makan makanan yang enak, keluarlah dari kandang rumah kalian saat senggang waktu, wisata kulinerlah, jadilah food hunter sejati. Carilah makanan yang kalian sukai, meski harus ke ujung bumi dan meski bumi itu tak berujung. Jangan lupa sebelum dimakan, abadikan dulu makanan tersebut, kemudian unggah dan check in-lah di social media. Memang kesannya pamer, tak mengapa pula yang lain berpikir begitu. Yang penting kalian piknik hati dengan happy dan pamer ada kepuasannya tersendiri, hehe.wisata-kuliner-siera-kafe
        Tapi kalau waktu kalian gak senggang-senggang amat, kalian bisa pesen makanan yang kalian suka dengan sistem delivery. Meski gak mengcover area sampai ujung dunia, tapi tak mengapa. Jika tempat makan yang kalian mau tidak ada layanan delivery-nya, ingatlah selalu, abang gojek masih ada.
        Go_Food_Combine
        Hanya dengan sentuhan jari dan dalam sekejap mata makanan yang kamu inginkan akan diantar oleh si abang gojek tercinta. Dan kalian masih bisa mengabadikan makanannya serta mengunggahnya di social media. Gapapa pamer, yang penting piknik hati. Asal tak ada hati yang tersakiti.
      • MENGUNJUNGI TEMPAT-TEMPAT BARU
        Dunia itu luas dan konon katanya lebih baik kita dolan sing adoh (pergi main yang jauh). Masalahnya, definisi adoh alias jauh itu seperti apa?
        Jauh belum tentu soal jarak berapa kilometer atau mil jauhnya dari tempat tinggal kita. Jauh aadalah soal kesempatan. Meskipun kita tinggal di Jakarta, kalau seminggu sekali kita pulang pergi ke London, maka jarak Jakarta-London bukanlah jauh. Karena kesempatan datang bertubi-tubi kepada kita untuk mengunjunginya, definisi jauh itu gugur seketika.
        Berbeda dengan mengunjungi tempat-tempat sekitar kita yang ternyata menarik tanpa kita sadari selama ini. Sedang, kesempatan mengunjunginya adalah terbatas. Entah karena padatnya pekerjaan atau bahkan tak pernah ada kesempatan memikirkan bahwa tempat-tempat menarik itu ada di sekitar kita. Maka disitulah definisi jauh atau adoh yang sebenarnya.
        pura jagadkarta gunung salak
        Misalnya saja, saya yang tinggal di Jakarta dan sedang dalam kondisi sibuk kerja wara-wiri lintas benua. Sedang waktu piknik yang ada adalah terbatas dan waktu saya habis negara dan benua orang. Sehingga, kesempatan mengunjungi tempat-tempat menarik yang ada di sekitar Jakarta, contohnya Pura Agung Jagadkarta di kaki Gunung Salak, menjadi kesempatan yang langka. Untuk memikirkan bahwa ada tempat semenarik Besakih-nya Pulau Jawa ini saja tidak ada kesempatan, apalagi mengunjunginya. Meski jaraknya dengan tempat tinggalmu tidak sejauh negara-negara yang kamu kunjungi dengan rutin serutin rutinitasmu, langkanya kesempatan membuat ia cocok didefinisikan sebagai jauh alias adoh.
        Pokoknya kunjungilah tempat-tempat jauh, baik jauh dalam arti sebenarnya atau arti turunannya. Kalau ada kesempatan abadikanlah dan jangan lupa update di social media ya. Karena pamer itu gak dilarang kok. Asal semua orang senang.
      • PAMPER YOURSELF TO THE MAX
        Jika tidak mau menghabiskan waktu dengan wisata kuliner dan mengunjungi tempat-tempat baru, itu bukan masalah. Masih ada jalan piknik hati lainnya, yaitu dengan memanjakkan diri. Memanjakkan diri itu ada banyak caranya, salah satunya dengan perawatan ala Salon and Spa. Baik perawatan dilakukan di rumah, maupun di tempat-tempat Salon and Spa langganan dan favorit. Tiada masalah, tinggal disesuaikan dengan kondisi dan kesempatan kita.
        spa di langit pamper yourself
        Setelah melakukan treatmet ala Salon and Spa, dijamin badan akan rileks, kepala rasanya enteng, bahkan rasanya seperti gak punya kepala lagi. Kamu pun siap menyambut rutinitasmu berikutnya. Sebenarnya, masih banyak jenis piknik hati lainnya. Apapun kegiatannya apabila hati kita senang dibuatnya. Itulah piknik hati. Asal pakai hati, asal gak makan hati, asalkan tiada hati yang tersakiti, itulah piknik hati yang sesungguhnya.

 

MEMILIH PIKNIK DAN PERTIMBANGANNYA
Ada sebuah hukum dasar yang harus selalu kita ingat jika akan memutuskan kegiatan piknik yang akan kita jalani.

  1. Pastikan N.G.E.S. kamu tercukupi, sebelum kamu menjalani piknik jenis lain
    Dari 3 jenis manifestasi piknik yang ada, nges mempunyai tingkatan sebagai kebutuhan piknik primer yang harus dicukupi setiap insan manusia. Jangan coba-coba melakukan piknik sekunder dan piknik tersier apabila nges belum tercukupi. Karena hasilnya akan percuma, bukannya sehat raga dan sukma, malah bisa-bisa jatuh sakit dan piknik di rumah sakit. Gak mau kan piknik di rumah sakit? Makanya, jangan lupa tidur yang cukup. Kesehatanmu lho, mas.
  2. Jangan memaksakan keadaan
    Piknik hendaknya dilakukan dengan waktu yang tepat dan keadaan yang tepat pula. Meskipun nges adalah piknik, tapi kalau kamu memaksakan nges saat di kantor dan ada atasan yang mengawasi kamu, itu namanya memaksakan keadaan.
    Meskipun kamu banyak uang, tapi jika masih ada tugas kantor yang tidak bisa diganggu gugat untuk melakukan piknik primer, sekunder dan tersier, bersabarlah. Tunggulah pada waktu yang tepat, segala sesuatu pasti ada peak dan low seasonnya. Itu adalah hukum alam. Daripada kamu memaksakan diri dan kemudian karirmu terhambat, penghasilanmu terhambat, waktu luangmu habis untuk memulai karir yang baru. Hayo, gimana?
    Visa-Mastercard-credit-cards
    Meskipun kamu punya banyak waktu luang, tapi kalau secara finansial belum mampu jangan memaksakan kehendak dengan berhutang hanya demi piknik. Jangan. Meski memiliki kartu kredit kadang memudahkan kita saat traveling, terutama ke Luar Negeri, tapi pastikan penggunaannya tepat dan kamu memang mampu membayar tagihannya. Jangan sampai, kamu memaksakan kemampuan finansialmu untuk piknik kesana kemari hanya demi tuntutan gengsi, social, atau tuntutan keinginan ego diri sekalipun. Jangan. Memang saat piknik kamu akan senang, sangat senang, bahagia. Tapi apa jadinya pasca piknik apabila kamu belum mempunyai kemampuan finansial yang mumpuni untuk membayar tagihan-tagihan pasca piknik itu? Bingung, stress, dan depresi. Menyedihkan bukan?Sebenarnya piknik bisa diseseuaikan dengan kondisi finansial kamu. Piknik tidak harus pergi ke tempat yang jauh, menginap dan makan di tempat yang mahal. Masih banyak cara piknik yang bisa ditempuh. Sesuaikan dengan kondisi keuangan dan nikmati hidupmu dan piknikmu apa adanya, jangan ada apanya. Ingatlah, orang lain dan kehidupannya hanyalah sawang sinawang, aja mung nyawang sing kesawang. Maksudnya, orang lain dan kehidupannya hanyalah tentang melihat dan dilihat, sehingga jangan hanya melihat apa yang terlihat. Keep positive…

 

Kira-kira demikian.

(Visited 685 times, 1 visits today)

Written by Dilbar Sarasvati

Siapa saya dan saya siapa? Mari kita cari tahu kesejatian diri kita bersama-sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *